Simak! 6 Penyebab Aki Mobil Tekor dan Cara Mengatasinya
Aki merupakan salah satu komponen paling vital pada kendaraan bermotor. Tanpa aki yang berfungsi optimal, mesin mobil tidak dapat distarter dan seluruh sistem kelistrikan seperti lampu, audio, AC, hingga fitur keselamatan modern tidak akan bekerja sebagaimana mestinya. Tak heran jika masalah aki tekor sering menjadi keluhan utama para pemilik mobil.
Banyak orang mengira aki tekor hanya terjadi pada mobil yang jarang digunakan. Padahal, ada berbagai faktor lain yang bisa mempercepat penurunan daya aki, bahkan pada mobil yang dipakai setiap hari. Melansir informasi perawatan kendaraan dari Daihatsu, berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab aki mobil tekor, cara mengatasinya, serta tips pencegahan agar masalah serupa tidak terulang.
1. Mobil Jarang Digunakan
Mobil yang terlalu lama tidak dioperasikan berisiko besar mengalami aki tekor. Hal ini terjadi karena alternator tidak bekerja untuk mengisi ulang daya aki ketika mesin jarang dinyalakan. Padahal, meski mobil diam, aki tetap mengalirkan listrik ke beberapa sistem seperti alarm dan ECU.
Dalam jangka waktu tertentu, daya aki akan terkuras perlahan. Gejala awal biasanya ditandai dengan lampu yang mulai redup atau suara klakson melemah. Jika dibiarkan, mobil bisa benar-benar tidak dapat distarter.
Solusi:
Panaskan mobil minimal 2–3 kali seminggu selama 10–15 menit agar alternator mengisi kembali aki.
2. Penggunaan Aksesori Berlebihan
Penambahan aksesori seperti audio berdaya besar, lampu tambahan, dashcam, atau power inverter tanpa memperhitungkan kapasitas aki dapat menjadi penyebab aki cepat tekor. Aksesori tersebut menyedot arus listrik cukup besar, terutama jika digunakan saat mesin mati.
Jika kapasitas aki tidak memadai, beban berlebih ini akan mempercepat keausan aki dan menurunkan kemampuan menyimpan daya.
Solusi:
Gunakan aksesori sesuai spesifikasi kendaraan dan pertimbangkan upgrade aki jika kebutuhan listrik meningkat.
3. Intensitas Pemakaian Mobil yang Tinggi
Tidak hanya mobil yang jarang digunakan, kendaraan dengan intensitas pemakaian tinggi juga berisiko mengalami aki tekor. Aki dipaksa bekerja terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan listrik, terutama pada mobil yang sering terjebak macet atau digunakan untuk perjalanan jarak pendek.
Dalam kondisi tersebut, alternator sering kali tidak memiliki waktu cukup untuk mengisi aki secara optimal.
Solusi:
Pastikan sistem pengisian daya dalam kondisi prima dan lakukan pengecekan aki secara berkala.
4. Penggunaan Lampu Proyektor Berdaya Tinggi
Lampu proyektor atau lampu non-standar pabrikan biasanya membutuhkan daya listrik lebih besar dibanding lampu standar. Jika tidak diimbangi dengan sistem kelistrikan yang sesuai, penggunaan lampu jenis ini bisa mempercepat penurunan daya aki.
Selain itu, pemasangan yang tidak tepat juga berpotensi menimbulkan kebocoran arus listrik.
Solusi:
Gunakan lampu sesuai rekomendasi pabrikan atau pastikan sistem kelistrikan telah disesuaikan.
5. Usia Aki Melewati Masa Pakai
Aki memiliki usia pakai terbatas, umumnya sekitar 2–3 tahun, tergantung jenis dan pola pemakaian. Seiring waktu, kemampuan sel aki untuk menyimpan dan melepaskan listrik akan menurun secara alami.
Aki yang sudah tua akan lebih mudah tekor meskipun digunakan secara normal dan dirawat dengan baik.
Solusi:
Periksa usia aki secara berkala dan ganti aki jika sudah melewati masa pakai ideal.
6. Alternator Tidak Berfungsi Optimal
Alternator berperan penting dalam mengisi ulang aki saat mesin menyala. Jika alternator bermasalah, aki tidak akan mendapatkan suplai listrik yang cukup sehingga daya cepat habis.
Masalah alternator bisa disebabkan oleh komponen aus, belt kendur, atau gangguan pada sistem pengisian.
Solusi:
Lakukan pemeriksaan sistem pengisian di bengkel jika aki sering tekor meski baru.
Tanda-Tanda Aki Mobil Mulai Tekor
Beberapa gejala umum aki yang mulai melemah antara lain:
- Mesin terasa berat saat distarter
- Lampu utama dan lampu interior tampak redup
- Klakson terdengar tidak nyaring
- Audio dan layar head unit melemah
- Indikator aki menyala di panel instrumen
Dalam beberapa kasus, tercium bau asam atau bau tidak normal dari ruang mesin yang menandakan aki bekerja tidak optimal.
Cara Mengatasi Aki Mobil Tekor
Mobil Manual
Aki tekor pada mobil manual dapat diatasi sementara dengan metode dorong. Mobil didorong, masuk gigi dua, lalu kopling dilepas perlahan hingga mesin menyala. Alternatif lain adalah menggunakan kabel jumper dari kendaraan lain.
Mobil Matic
Mobil matic tidak dapat didorong. Solusinya adalah menggunakan jumper aki atau alat jumper portabel. Jika tidak memungkinkan, pengisian ulang dengan charger atau bantuan derek menjadi pilihan aman.
Tips Mencegah Aki Mobil Cepat Tekor
Agar aki lebih awet dan tidak mudah tekor, lakukan langkah berikut:
- Panaskan mobil secara rutin
- Hindari menyalakan perangkat elektronik saat mesin mati
- Gunakan aki sesuai spesifikasi pabrikan
- Bersihkan terminal aki dari karat
- Lepas kabel negatif aki jika mobil lama tidak digunakan
Jika aki tidak kembali normal setelah dijumper atau diisi ulang, segera lakukan pemeriksaan di bengkel. Mengganti aki tepat waktu jauh lebih aman dibanding menunggu mobil mogok di jalan.
Baca Juga : AISI Targetkan Penjualan Motor 6,7 Juta Unit di 2026
Cek Juga Artikel Dari Platform : museros

