Aksi konvoi pelajar menggunakan sepeda motor yang tidak sesuai standar kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Pada Sabtu malam, 13 Desember 2025, jajaran Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengamankan sejumlah pelajar yang melakukan konvoi di sepanjang Jalan WR. Supratman, kawasan Tohpati, Denpasar Timur. Tindakan tersebut dilakukan karena aktivitas konvoi dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Konvoi pelajar ini diduga dilakukan oleh kelompok suporter usai mengikuti kegiatan lomba futsal. Euforia kemenangan dan semangat kebersamaan pasca-pertandingan justru diwujudkan dengan cara yang membahayakan keselamatan. Para pelajar melakukan konvoi di jalan umum menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi tidak sesuai standar pabrik, seperti penggunaan knalpot bising, penghilangan spion, hingga tidak lengkapnya perlengkapan keselamatan kendaraan.
Konvoi Meresahkan dan Mengganggu Ketertiban
Menurut keterangan petugas di lapangan, konvoi tersebut menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lain. Suara knalpot yang keras, cara berkendara yang ugal-ugalan, serta jumlah kendaraan yang bergerombol membuat arus lalu lintas sempat terganggu. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terlebih dilakukan pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Petugas patroli Polsek Dentim yang sedang melaksanakan kegiatan rutin langsung bergerak cepat menghentikan rombongan tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan dini agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pemeriksaan Kendaraan Tidak Sesuai Standar
Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan para pelajar. Beberapa sepeda motor tidak dilengkapi dengan perlengkapan standar seperti spion, lampu sein yang berfungsi, serta menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi pabrik. Modifikasi semacam ini tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara maupun pengguna jalan lain.
Selanjutnya, para pelajar beserta kendaraan mereka diamankan ke Markas Polsek Dentim untuk dilakukan pendataan. Langkah ini bukan semata-mata penindakan, melainkan sebagai upaya pembinaan agar para pelajar memahami risiko dari tindakan mereka.
Pembinaan Langsung dari Kapolsek Dentim
Di Mako Polsek Dentim, para pelajar mendapatkan pembinaan langsung dari Kapolsek Dentim, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Kapolsek menegaskan bahwa sepeda motor yang digunakan di jalan raya wajib memenuhi standar pabrikan dan ketentuan undang-undang. Penggunaan knalpot tidak standar, penghilangan komponen keselamatan, serta modifikasi berlebihan bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merenggut nyawa.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai euforia sesaat justru berujung pada penyesalan panjang akibat kecelakaan,” tegas Kapolsek kepada para pelajar.
Selain itu, para pelajar diminta untuk segera mengganti dan melengkapi kendaraan mereka sesuai standar sebelum digunakan kembali di jalan umum. Orang tua juga diharapkan turut berperan aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya dalam penggunaan kendaraan bermotor.
Edukasi dan Pencegahan Sejak Dini
Polsek Dentim menegaskan bahwa pendekatan pembinaan dipilih sebagai langkah preventif. Para pelajar dianggap masih berada dalam usia pembentukan karakter, sehingga edukasi dan pemahaman dinilai lebih efektif dibandingkan sanksi berat. Meski demikian, aparat menegaskan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila pelanggaran serupa kembali terulang.
Fenomena konvoi pelajar sendiri kerap terjadi di berbagai daerah, terutama setelah kegiatan olahraga atau perayaan tertentu. Tanpa pengawasan dan kesadaran akan keselamatan, konvoi semacam ini dapat berubah menjadi ancaman nyata di jalan raya.
Peran Masyarakat dan Sekolah
Polsek Dentim juga mengajak pihak sekolah, guru, serta masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi pelajar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Sekolah diharapkan tidak hanya fokus pada prestasi akademik dan non-akademik, tetapi juga menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sosial.
Kesadaran berlalu lintas perlu dibangun sejak usia dini. Dengan memahami bahwa jalan raya adalah ruang publik yang digunakan bersama, diharapkan para pelajar dapat lebih bijak dalam mengekspresikan kebersamaan dan kegembiraan tanpa mengorbankan keselamatan.
Komitmen Menjaga Kamtibmas
Melalui penertiban ini, Polsek Dentim menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukumnya. Patroli rutin akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, untuk mencegah aksi konvoi liar maupun pelanggaran lalu lintas lainnya.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para pelajar dapat mengambil pelajaran berharga dan tidak mengulangi perbuatannya. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.
Polsek Dentim menegaskan bahwa jalan raya bukan tempat untuk uji nyali atau pelampiasan euforia. Keselamatan adalah kunci utama agar semua pengguna jalan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Baca Juga : Jetour Indonesia Tegaskan Fokus Lanjutkan Kemitraan dengan Handal Indonesia Motor
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : outfit

