Wadah Baru Pecinta Modifikasi Motor Tanah Air
Dunia modifikasi motor Indonesia kembali menunjukkan geliatnya melalui ajang IMI DKI Jakarta x Panca Garage Modification Contest 2025. Event ini menjadi sorotan karena menghadirkan konsep segar dan kelas-kelas baru yang jarang ditemui dalam kontes modifikasi sebelumnya. Kolaborasi antara IMI DKI Jakarta dan Panca Garage ini digarap secara profesional oleh Speedrenaline.
Bertempat di sebuah hotel di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 22 Februari 2025, acara ini sukses menarik perhatian pecinta roda dua dari berbagai latar belakang. Mulai dari pemilik motor harian, kolektor motor klasik, hingga pemilik moge berperforma tinggi, semuanya berkumpul dalam satu ruang yang sama untuk merayakan kreativitas.
Special Class Big Bike Jadi Magnet Utama
Salah satu daya tarik terbesar dalam kontes ini adalah dibukanya Special Class Big Bike, kelas khusus untuk motor gede atau moge. Kehadiran kelas ini terbilang baru dalam dunia kontes modifikasi motor di Indonesia, sehingga langsung menyedot perhatian publik.
Puluhan moge berkapasitas besar tampil memukau dengan berbagai sentuhan modifikasi, mulai dari sektor bodi, kaki-kaki, hingga detail finishing. Motor-motor berperforma tinggi yang biasanya identik dengan standar pabrikan, di tangan modifikator justru berubah menjadi karya seni berjalan.
Menariknya, penilaian kelas Big Bike tidak berfokus pada harga motor atau kesan “mahal-mahalan”. Hal ini ditegaskan oleh Harry Affandy dari komunitas Super Ugal, yang dipercaya menjadi juri kelas Big Bike.
“Tidak hanya hedon dan mahal, kerapihan serta harmonisasi juga kami nilai. Jadi tetap ada standar kontes modifikasi yang harus dipenuhi,” ujarnya.
Pendekatan ini membuat kontes terasa lebih adil dan edukatif, sekaligus membuka ruang bagi modifikasi moge yang berkonsep matang, bukan sekadar pamer gengsi.
Lokasi Eksklusif Tambah Nilai Acara
Pemilihan lokasi di area hotel kawasan Sirkuit Sentul juga menjadi nilai tambah tersendiri. Atmosfer eksklusif membuat event ini terasa berbeda dari kontes modifikasi pada umumnya yang sering digelar di area terbuka atau pusat perbelanjaan.
Aktor sekaligus penggemar motor, Boy Hamzah, mengaku terkesan dengan konsep acara ini.
“Buat saya, ini jadi kontes modifikasi motor paling eksklusif. Lokasinya bagus, motor-motornya juga berkualitas,” ujarnya.
Kesan elegan tersebut turut mengangkat citra modifikasi motor sebagai bagian dari gaya hidup modern, bukan sekadar hobi pinggiran.
Kelas Harian hingga Sunmori Tetap Jadi Favorit
Selain Big Bike, kelas-kelas lain dalam kontes ini juga tak kalah menarik. Mulai dari Proper Pro, Novice, Daily, hingga Sunmori Matic dan Non Matic, semuanya diikuti dengan antusias oleh peserta.
Kelas Daily dan Novice menjadi bukti bahwa modifikasi tidak selalu harus ekstrem. Banyak motor harian tampil dengan sentuhan sederhana namun rapi, fungsional, dan tetap estetis. Hal ini membuat kontes terasa inklusif dan dekat dengan realitas pengguna motor sehari-hari.
Pegiat media sosial roda dua, Akang MV, menilai banyak motor dalam kelas ini yang bisa menjadi inspirasi modifikasi harian.
“Banyak motor yang modifikasinya bagus dan realistis, terutama matic-matic terbaru. Ini bisa jadi referensi buat pengguna motor harian,” katanya.
Ajang Unjuk Produk dan Tren Modifikasi Baru
Event ini juga dimanfaatkan oleh berbagai produsen aftermarket sebagai panggung untuk memperkenalkan produk terbaru mereka. Mulai dari komponen kaki-kaki, aksesori bodi, hingga parts berbahan premium, semuanya dipamerkan kepada publik.
Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Cover Radiator Titanium Mesh V1 dari NSA Performance. Produk ini dirancang untuk mendukung performa pendinginan sekaligus menghadirkan tampilan futuristik, dengan material titanium yang tahan panas dan korosi.
Kehadiran produk-produk baru ini menunjukkan bahwa industri aftermarket Indonesia terus berkembang dan mengikuti tren global, baik dari sisi teknologi maupun desain.
Dari Motor 2-Tak hingga Moge Modern
Keunikan lain dari IMI DKI Jakarta x Panca Garage Modification Contest 2025 adalah keberagaman motor yang ditampilkan. Dari motor 2-tak legendaris yang sarat nostalgia, hingga moge modern berteknologi tinggi, semuanya hadir dalam satu event.
Kelas Two Stroke menjadi ruang nostalgia bagi pecinta motor lawas, sementara kelas Big Matic dan motor modern menunjukkan bagaimana teknologi baru diadaptasi ke dalam dunia modifikasi.
Menurut Andika, salah satu juri General Class, banyak part dan model motor terbaru yang sudah mulai tampil di ajang ini, termasuk penggunaan material ringan dan teknologi mutakhir.
Panca Garage Optimistis dengan Masa Depan Event
Irwan Cipto, owner Panca Garage, mengaku bangga melihat antusiasme peserta dan pengunjung dalam gelaran perdana kontes modifikasi ini. Ia menilai respons positif tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan event yang lebih besar dan lebih lengkap ke depannya.
“Terima kasih buat teman-teman yang sudah mendukung acara ini. Tunggu event-event lain dari Panca Garage yang pastinya lebih lengkap dan lebih seru,” ujar Irwan.
Dengan kolaborasi bersama IMI DKI Jakarta, event ini tak hanya menjadi ajang pamer motor, tetapi juga ruang bertemunya komunitas, industri, dan kreativitas. Kontes ini menegaskan bahwa dunia modifikasi motor Indonesia terus bergerak maju—lebih inklusif, lebih profesional, dan semakin berkelas.
Baca Juga : Panca Fest 2025 Satukan Modifikasi Motor dan Seni
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : indosiar

