Strategi Besar Chery di Tahun 2026
Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, menyiapkan langkah agresif untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia pada 2026. Perusahaan ini berencana meluncurkan sedikitnya tujuh model baru yang mencakup berbagai segmen kendaraan, mulai dari mobil konvensional bermesin pembakaran internal (ICE), kendaraan elektrifikasi, hingga mobil bermesin diesel.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka menengah Chery untuk memperluas jangkauan produk sekaligus menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin beragam. Dengan pilihan model yang semakin lengkap, Chery berharap mampu memberikan solusi mobilitas yang lebih fleksibel bagi masyarakat.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menyampaikan bahwa seluruh model baru akan diluncurkan secara bertahap sepanjang 2026.
“Jadi di 2026 semua lini, baik itu ICE, CSH, EV, dan diesel akan dilengkapi secara bertahap. Kami akan mulai meluncurkannya pada IIMS 2026, tapi sebelumnya bakal ada acara dulu,” ujarnya, Jumat (24/1/2026).
Tujuh Model dengan Segmen Berbeda
Chery tidak hanya menambah jumlah produk, tetapi juga memperluas spektrum segmen kendaraan. Ketujuh model yang disiapkan mencakup berbagai kategori yang selama ini memiliki pasar kuat di Indonesia.
Beberapa di antaranya meliputi kendaraan berteknologi CSH (Chery Super Hybrid), mobil tujuh penumpang, kendaraan offroad, SUV berkapasitas enam hingga tujuh penumpang, city car listrik, hingga kendaraan diesel jenis double cabin.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya mengikuti satu tren tertentu, tetapi berusaha menciptakan portofolio produk yang menyentuh berbagai kebutuhan konsumen.
Mobil Diesel Jadi Sorotan Baru
Salah satu rencana yang paling menarik perhatian adalah kehadiran mobil bermesin diesel. Ini menjadi langkah yang cukup berani, mengingat sebagian besar pabrikan saat ini lebih fokus pada kendaraan elektrifikasi.
Namun, Chery melihat segmen diesel masih memiliki pasar yang kuat, terutama untuk kebutuhan niaga, operasional perusahaan, dan daerah dengan karakter medan berat.
“Khusus kendaraan diesel, rencananya akan masuk di akhir 2026 dan digunakan untuk pikap,” jelas Budi.
Meski berjenis double cabin, kendaraan tersebut disebut tetap dirancang agar nyaman digunakan sebagai mobil harian.
Bidik Segmen Fleet dan Pengguna Pribadi
Masuknya Chery ke segmen diesel tidak hanya menyasar pasar komersial, tetapi juga konsumen pribadi yang membutuhkan kendaraan tangguh.
“Kami akan masuk ke segmen fleet maupun private user. Jadi Chery tidak hanya mengikuti tren sekarang, tapi juga melakukan terobosan melalui kendaraan,” tambah Budi.
Pendekatan ini menegaskan bahwa Chery ingin menjadi merek yang adaptif terhadap kebutuhan pasar Indonesia yang unik, di mana kendaraan diesel masih diminati untuk aktivitas logistik, pertambangan, perkebunan, hingga perjalanan jarak jauh.
EV dan Hybrid Tetap Jadi Pilar Utama
Meski menghadirkan mesin diesel, Chery memastikan elektrifikasi tetap menjadi fokus utama. Pada 2026, lini kendaraan listrik dan hybrid akan terus diperkuat.
City car EV dirancang untuk pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan ringkas, efisien, dan ramah lingkungan. Sementara teknologi CSH disiapkan untuk menjembatani kebutuhan konsumen yang ingin efisiensi bahan bakar tanpa harus sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik.
Kombinasi EV, hybrid, dan ICE menjadi fondasi strategi multi-pathway yang kini banyak diterapkan industri otomotif global.
SUV Keluarga Masih Jadi Andalan
Segmen SUV tetap menjadi pasar paling potensial di Indonesia. Chery menyiapkan beberapa model SUV dengan kapasitas enam hingga tujuh penumpang yang ditujukan bagi keluarga.
Model-model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobil keluarga modern, dengan kabin luas, fitur keselamatan lengkap, serta teknologi hiburan terkini.
SUV Chery juga diharapkan mampu bersaing langsung dengan merek Jepang dan Korea yang selama ini mendominasi segmen tersebut.
Peluncuran Dimulai dari IIMS 2026
Chery berencana memulai peluncuran model-model barunya melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Pameran otomotif tersebut dipilih karena dinilai efektif sebagai panggung peluncuran kendaraan baru sekaligus memperkuat brand image di hadapan konsumen nasional.
Sebelum IIMS, Chery juga menyiapkan rangkaian acara khusus untuk memperkenalkan arah teknologi dan strategi produknya di Indonesia.
Kinerja Penjualan Chery Melonjak Signifikan
Optimisme Chery memasuki 2026 tidak lepas dari performa penjualan yang sangat positif sepanjang 2025.
Sepanjang tahun tersebut, Chery berhasil mencatatkan penjualan ritel sebanyak 19.485 unit. Angka ini melonjak signifikan dibanding 2024 yang hanya mencapai 8.626 unit.
Artinya, terjadi kenaikan penjualan sebesar 10.859 unit atau setara dengan pertumbuhan 125,9 persen dalam satu tahun.
Pangsa Pasar Terus Meningkat
Lonjakan penjualan tersebut turut mendongkrak pangsa pasar Chery di Indonesia. Pada 2025, pabrikan ini berhasil menguasai sekitar 2,3 persen pasar nasional.
Angka tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang masih berada di kisaran 1 persen.
Dengan capaian itu, Chery kini menempati posisi ke-12 sebagai merek mobil terlaris di Indonesia.
Kepercayaan Konsumen Kian Menguat
Pertumbuhan penjualan yang pesat menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk Chery.
Faktor desain modern, fitur melimpah, serta harga yang kompetitif menjadi daya tarik utama. Selain itu, perluasan jaringan dealer dan layanan purnajual juga berperan penting dalam membangun reputasi merek.
Ke depan, Chery menargetkan penetrasi pasar yang lebih luas, termasuk di kota-kota tier dua dan tiga.
Persaingan Otomotif 2026 Makin Ketat
Dengan rencana peluncuran tujuh model baru, Chery dipastikan akan menjadi salah satu pemain paling agresif di industri otomotif Indonesia pada 2026.
Langkah ini sekaligus menandai semakin ketatnya persaingan antar pabrikan, terutama dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya modern, tetapi juga relevan dengan kebutuhan lokal.
Kehadiran mobil diesel, hybrid, dan listrik dalam satu tahun menunjukkan pendekatan menyeluruh yang jarang dilakukan oleh satu merek secara bersamaan.
Penutup
Rencana Chery meluncurkan tujuh model baru sepanjang 2026 menjadi sinyal kuat keseriusan mereka menggarap pasar Indonesia. Dengan portofolio yang mencakup ICE, hybrid, EV, hingga diesel, Chery berupaya menjangkau seluruh lapisan konsumen.
Didukung pertumbuhan penjualan yang signifikan dan pangsa pasar yang terus meningkat, 2026 diproyeksikan menjadi tahun penting bagi Chery dalam memperkuat posisinya di industri otomotif nasional.
Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, Chery berpotensi naik kelas sebagai salah satu pemain utama otomotif di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga : Truk Impor China Tak Sesuai Aturan Ancam Industri RI
Cek Juga Artikel Dari Platform : georgegordonfirstnation

