Skip to content
otomotifmotorindo
Menu
  • Home
Menu

Pasar Motor Listrik Lesu 2025, Ini Kata Aismoli

Posted on December 31, 2025December 31, 2025 by admin

Pasar motor listrik di Indonesia sepanjang 2025 menghadapi tantangan berat. Harapan akan lonjakan penjualan kendaraan roda dua berbasis listrik belum sepenuhnya terwujud. Alih-alih tumbuh agresif seperti yang diproyeksikan beberapa tahun lalu, realisasi pasar justru bergerak lambat dan cenderung moderat. Kondisi ini membuat industri harus kembali menghitung ulang strategi agar tetap bertahan di tengah dinamika kebijakan dan perubahan perilaku konsumen.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia atau Aismoli menjadi salah satu pihak yang secara terbuka mengakui kondisi pasar yang sedang tidak ideal. Melalui pernyataan resminya, asosiasi menilai bahwa kinerja motor listrik pada 2025 belum sesuai dengan ekspektasi awal.


Penjualan Motor Listrik Bergerak Moderat

Ketua Umum Aismoli, Budi Setiyadi, menyebutkan bahwa penjualan motor listrik hingga akhir 2025 masih berjalan secara bertahap dan relatif moderat. Artinya, tidak terjadi kontraksi ekstrem, tetapi juga belum terlihat akselerasi yang signifikan.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan realitas di lapangan, di mana minat masyarakat terhadap motor listrik masih ada, namun belum cukup kuat untuk mendorong lonjakan penjualan. Faktor harga, kepercayaan terhadap teknologi, hingga ketersediaan ekosistem pendukung masih menjadi pertimbangan utama calon konsumen.

Meski demikian, Aismoli menilai permintaan di penghujung tahun masih menunjukkan geliat. Desember 2025 dipandang sebagai periode yang tetap menyimpan peluang, meskipun skalanya belum sebesar yang diharapkan industri.


Target 2025 Belum Tercapai

Jika dibandingkan dengan proyeksi awal, realisasi pasar motor listrik 2025 memang tertinggal. Banyak pelaku industri sebelumnya optimistis bahwa adopsi kendaraan listrik roda dua akan semakin masif seiring meningkatnya kesadaran lingkungan dan dorongan transisi energi.

Namun, menurut Aismoli, sejumlah faktor eksternal membuat target tersebut sulit dicapai. Salah satunya adalah ketidakpastian kebijakan, khususnya terkait insentif dan subsidi yang sangat memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Kondisi ekonomi global dan domestik juga ikut memberi tekanan. Dalam situasi di mana daya beli masyarakat harus dibagi untuk berbagai kebutuhan, motor listrik sering kali belum menjadi prioritas utama.


Strategi Organik Jadi Andalan Industri

Di tengah situasi pasar yang menantang, anggota Aismoli memilih untuk menempuh strategi bertahan yang lebih realistis. Fokus utama diarahkan pada pertumbuhan organik, bukan ekspansi agresif.

Strategi ini meliputi penguatan kualitas produk, peningkatan layanan purna jual, serta edukasi konsumen mengenai manfaat jangka panjang motor listrik. Industri menyadari bahwa membangun kepercayaan pasar membutuhkan waktu, terutama untuk teknologi yang relatif baru di mata sebagian besar masyarakat.

Layanan purna jual menjadi salah satu kunci penting. Ketersediaan suku cadang, jaringan bengkel, dan layanan purna jual yang jelas dinilai mampu mengurangi keraguan konsumen terhadap motor listrik.


Subsidi Belum Turun, Pasar Tertahan

Salah satu isu yang paling disorot Aismoli adalah belum terealisasinya subsidi motor listrik pada 2025. Subsidi selama ini dipandang sebagai faktor krusial dalam mendorong adopsi kendaraan listrik, terutama di segmen roda dua yang sangat sensitif terhadap harga.

Aismoli menyatakan memahami dinamika kebijakan pemerintah yang tengah berjalan. Industri memilih bersikap adaptif dan mengikuti arah kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri.

Meski tanpa subsidi, Aismoli menilai industri motor listrik nasional masih mampu tumbuh secara organik. Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan efisiensi energi perlahan meningkat, meskipun dampaknya belum terasa masif dalam angka penjualan.


Data SRUT Jadi Cermin Kelesuan Pasar

Kondisi lesunya pasar motor listrik 2025 juga tercermin dari data Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT). Hingga periode Januari sampai 9 Desember 2025, tercatat hanya 55.059 unit motor listrik yang memperoleh SRUT.

Angka ini menunjukkan penurunan cukup tajam jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, jumlah motor listrik yang mengantongi SRUT mencapai 77.078 unit. Artinya, terjadi koreksi sekitar 28,6 persen pada 2025.

Sementara itu, pada 2023 tercatat 62.409 unit motor listrik telah mendapatkan SRUT. Jika dibandingkan dengan capaian tersebut, performa 2025 masih berada di bawah tren yang diharapkan.

SRUT sendiri merupakan dokumen krusial yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan dan berfungsi sebagai “akta lahir” kendaraan sebelum dapat dipasarkan secara legal.


Tantangan Kepercayaan dan Ekosistem

Selain faktor harga dan subsidi, tantangan lain yang dihadapi pasar motor listrik adalah soal kepercayaan konsumen. Banyak masyarakat masih ragu terhadap daya tahan baterai, biaya penggantian komponen, serta nilai jual kembali motor listrik.

Ekosistem pendukung seperti stasiun pengisian, layanan baterai, dan edukasi teknis juga belum merata di seluruh wilayah. Di kota besar, fasilitas ini mulai berkembang, tetapi di daerah, keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan nyata.

Aismoli menilai bahwa pembangunan ekosistem harus berjalan seiring dengan penjualan. Tanpa ekosistem yang kuat, adopsi motor listrik akan sulit tumbuh secara berkelanjutan.


Potensi Jangka Panjang Masih Terbuka

Meski 2025 menjadi tahun yang berat, Aismoli tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang motor listrik di Indonesia. Pasar domestik yang besar, kebutuhan mobilitas tinggi, serta komitmen transisi energi menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan di masa depan.

Industri berharap adanya kepastian kebijakan dan dukungan ekosistem yang lebih konsisten ke depan. Dengan kombinasi regulasi yang jelas, insentif yang tepat sasaran, serta inovasi produk yang relevan, motor listrik diyakini dapat kembali menemukan momentum pertumbuhannya.


Ujian Ketahanan Industri Motor Listrik

Tahun 2025 dapat dikatakan sebagai fase ujian bagi industri motor listrik nasional. Bukan hanya soal penjualan, tetapi juga soal ketahanan bisnis, adaptasi strategi, dan kemampuan membangun kepercayaan pasar.

Aismoli melihat situasi ini sebagai proses pendewasaan industri. Mereka yang mampu bertahan dan berinovasi di tengah pasar yang lesu berpeluang menjadi pemain kuat ketika kondisi pasar kembali membaik.

Dengan demikian, meskipun pasar motor listrik 2025 masih lesu, cerita industri ini belum berakhir. Justru, fase ini menjadi penentu arah dan fondasi bagi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga : Malam Tahun Baru 2026 Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : marihidupsehat

Recent Posts

  • Servis Motor Ideal Dilakukan Berapa Bulan Sekali
  • Honda Trio Motor Dukung Pendidikan Vokasi
  • Astra Motor Kalbar Hadirkan Honda CARE Darurat
  • Industri Otomotif Jerman Terancam Kehilangan 125 Ribu Kerja
  • Tips Bikin Motor Custom Keren Sesuai Gaya dan Budget

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Sorotan Transformasi Desain Struktur Mahjong Wins Berdasarkan Metrik Pengguna Terbaru Evolusi Mekanisme Interaksi Multiplayer dalam Ekosistem Game Digital yang Kian Adaptif Analisis Dampak Pembaruan Infrastruktur terhadap Kecepatan Transisi Simbol Mahjong Ways 2 Modern Studi Fenomenologi: Mengapa Pola Permainan Berbasis Ritme Kian Diminati Komunitas Digital. Evaluasi Komparatif Arsitektur Mahjong Wins 3 Berbanding Versi Pendahulunya Rekonstruksi Pola Interaksi Pemain dalam Membentuk Struktur Permainan yang Lebih Stabil Tren Pergeseran Preferensi Pemain Mahjong Online dalam Memanfaatkan Data Indikator Real Time Analisis Pengaruh Jam Aktivitas Pengguna Tinggi terhadap Distribusi Kemenangan Sistem Game Digital Kajian Evolusioner Infrastruktur Game Berbasis Simbol Menakar Arah Perkembangan Industri Laporan Pengamatan Berkala Untuk Pemahaman Karakteristik Mekanisme Kian Menjadi Prioritas Evolusi Mekanisme Permainan Terhadap Struktur Mahjong Ways Menjadi Standar Baru Industri Game Integrasi Algoritma Scatter Pada Arsitektur Mahjong Ways 2 Dalam Membentuk Struktur Yang Sempurna Kajian Sinkronisasi Frekuensi Membentuk Pola Digital Dan Momentum Kemenangan Analisis Perilaku Sistem Mahjong Wins 3 Sebagai Transformasi Pola Struktur Lebih Adaptif Visual Probabilitas: Cara Membaca Sinyal Transisi dalam Infrastruktur Game Digital Modern Evaluasi Komparatif Strategi Putaran Bertahap Berdasarkan Data Volatilitas Harian Kajian Teknis Penggunaan Pola Pertama Terhadap Dinamika Mahjong Ways di Berbagai Server Global. Manajemen Variansi Simpangan: Pendekatan Statistik untuk Menjaga Ritme Permainan Jangka Panjang Pengaruh Kecepatan Perputaran terhadap Respons Algoritma Pembaharuan Game Digital Rekonstruksi Struktur Komputasi Mahjong Modern dalam Menentukan Distribusi Scatter Pertama Evaluasi Real Time Sebagai Sumber Indikator Performa untuk Mengurangi Risiko Kerugian Bermain PGSOFT Manajemen Modal Berbasis Deviasi Standar untuk Menghadapi Variansi Mahjong Ways 2 Pada Malam Hari Optimasi Risiko Untuk Analisis Fluktuasi Nilai Taruhan Terhadap Respons Permainan Pendekatan Statistik dalam Menjaga Konsistensi Ritme melalui Evaluasi Data Harian Strategi Menentukan Momentum Scaater pada Mahjong Modern Berdasarkan Pengamatan Aktivitas Sistem Eksperimen Simulasi Pemain: Menguji Efektivitas Pola Terhadap Algoritma Game Digital Modern Kajian Perilaku Pemain Untuk Memahami Pola Statis yang Lebih Rentan terhadap Pembatasan Sistem Penerapan Metode Linier Bertahap dalam Mengantisipasi Variansi Sistem Permainan Online Pentingnya Pengondisian Psikologis dan Mindset Analitis dalam Menghadapi Variansi Mekanis Pola Adaptif Pemula vs Lanjutan: Perbedaan Signifikan dalam Membaca Sinyal Sistem

May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
©2026 otomotifmotorindo | Design: Newspaperly WordPress Theme